Berita

Gambar yang diperoleh dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) ini menunjukkan Badai Helene pada tanggal Kamis, 26 September 2024/AFP

Dunia

Badai Helene Terjang Florida, Evakuasi Massal Dimulai

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2024 | 11:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebagian wilayah Florida, Amerika Serikat diterjang badai besar Helene yang membawa angin kencang, hujan deras dan banjir pada Kamis malam waktu setempat (26/9).

Menurut Badan Cuaca AS, Helene diperkirakan akan menyebabkan banjir bandang dengan curah hujan hingga 15 inci.

"Helene menghantam Florida dengan kecepatan angin berkelanjutan sekitar 209 km/jam, menjadikannya badai Kategori 4 yang kuat," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat Reuters.


Bahkan sebelum menerjang daratan, badai tersebut telah membanjiri Gulf Coast dan memutus aliran listrik bagi sedikitnya 1 juta pelanggan di negara bagian tersebut.

Hujan deras melanda sebagian wilayah pesisir Florida, dan hujan telah melanda Georgia, South Carolina, North Carolina bagian tengah dan barat, serta sebagian Tennessee. Atlanta, ratusan mil di utara Big Bend, Florida, berada di bawah peringatan badai tropis.

Gubernur Florida Ron DeSantis mengatakan kepada wartawan Kamis malam bahwa badai tersebut telah menyebabkan satu kematian. Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Di Pinellas County, yang terletak di semenanjung yang dikelilingi oleh Teluk Tampa dan Teluk Meksiko, jalan-jalan sudah tergenang air sebelum tengah hari.

Para pejabat memperingatkan dampak badai tersebut bisa separah Badai Idalia tahun lalu, yang membanjiri 1.500 rumah di daerah pesisir dataran rendah tersebut.

Video yang diunggah di situs media sosial daerah tersebut menunjukkan beberapa jalan di tepi pantai tergenang dan air naik ke dermaga perahu.

Bandara di Tampa, Tallahassee, dan St. Petersburg menghentikan semua operasi.

Setelah menerjang daratan di pesisir Florida, Helene diperkirakan bergerak lebih lambat di Lembah Tennessee selama dua hari ke depan.

Warga mematuhi perintah evakuasi massal dan melarikan diri sebelum badai datang, yang diproyeksikan menjadi salah satu badai Teluk Meksiko terbesar dalam beberapa dekade.

Banyak evakuasi diperintahkan di sepanjang Pantai Teluk Florida, termasuk wilayah Sarasota dan Charlotte.

Tidak semua orang mematuhi perintah evakuasi. Di pesisir Dunedin, Florida, sekitar 25 mil sebelah barat Tampa, operator kapal feri negara bagian Ken Wood, 58 tahun, berencana untuk melewati badai itu bersama kucingnya yang berusia 16 tahun, Andy.

"Kami diberi perintah, tetapi saya akan tetap di sini di rumah," kata Wood.

Di Taylor County, Departemen Sheriff meminta penduduk yang tidak mengungsi menulis nama dan tanggal lahir mereka di lengan dengan tinta, sehingga mereka dapat diidentifikasi jika mereka kehilangan nyawa dalam badai tersebut.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya