Berita

Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar i Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (25/9)/RMOL

Politik

Cak Imin Minta Publik Pelototi Kesimpulan Pansus Haji DPR

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 13:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh elemen masyarakat diminta untuk mempelototi kesimpulan panitia khusus (Pansus) Haji 2024 DPR yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Mengingat, periodisasi DPR 2019-2024 akan berakhir pada 1 Oktober mendatang. 

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Panwas Haji, Abdul Muhaimin Iskandar kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (25/9). 

“Makanya masyarakat harus mengawasi supaya hasilnya tidak melunak,” kata Cak Imin akrab disapa.


Cak Imin juga berharap fraksi-fraksi yang menjadi bagian Pansus Haji 2024 DPR bisa menjaga marwah parlemen dengan mengungkap dugaan penyelewengan yang terjadi di kementerian yang dinakhodai Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut itu. 

“Ya semuanya kan udah hari-hari transparan ya. Semua publik melihat. Saya berharap DPR menjaga nama baik. Apa yang menjadi pembahasan dijalankan secara konsisten,” tegas Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. 

Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji 2024 akan membawa kesimpulan dan rekomendasi rapat ke Paripurna DPR pada Kamis 26 September mendatang. 

Hal itu diungkapkan Anggota Pansus Angket Haji 2024 Marwan Jafar kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (24/9). 

“Tanggal 26 (September) kita harus memparipurnakan hasil pansus,” ungkap Marwan.

Oleh karena itu, Marwan menyatakan bahwa rapat Pansus hari ini ada dua agenda utama yakni fokus pada pembahasan mengenai kesimpulan dan rekomendasi. 

“Hari ini adalah fokus pada pembahasan mengenai kesimpulan dan rekomendasi,” pungkas Marwan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya