Berita

Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Dengan Temui Jokowi, SBY Ingin Jaga Prabowo 5 Tahun ke Depan

SENIN, 23 SEPTEMBER 2024 | 10:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kedatangan Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Istana Negara dan bertemu Presiden Joko Widodo diyakini sebagai bentuk komitmen SBY untuk menjaga kepemimpinan Prabowo Subianto 5 tahun ke depan.

Menurut Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, SBY bisa saja menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan Prabowo kepada Jokowi.

"SBY pernah menyampaikan dalam perayaan HUT Demokrat ke-23 sebagaimana disiarkan kanal YouTube Partai Demokrat, Senin (9/9), mengatakan 'Akan kacau dalam sebuah negara, dalam sebuah entity termasuk partai politik, kalau mataharinya banyak'," kata Hari kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin (23/9).


Hari menilai, pernyataan SBY soal matahari kembar tentunya ditujukan kepada seseorang yang masih ingin cawe-cawe setelah Presiden terpilih Prabowo Subianto resmi menjabat. 

Untuk itu kata Hari, Jokowi diyakini ingin memastikan pernyataan SBY tersebut dan meminta penjelasan secara utuh.

"Dari gestur SBY jelas bahwa SBY sangat pede hadir ke Istana untuk menjaga kepemimpinan PS (Prabowo Subianto) 5 tahun ke depan dengan penjelasan aktivitasnya di dunia internasional. Bisa saja itu menyindir Jokowi yang semestinya ruang permainannya bergeser ke kancah internasional," pungkas Hari.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya