Berita

Wamenlu RI Pahala Nugraha Mansury (berdiri) dan Wamenlu Korea Utara Pak Sang Gil dalam pertemuan di Kemenlu RI di Jakarta Pusat, Rabu (18/9).

Dunia

Teguh Santosa: Kunjungan Wamenlu Korut untuk Jaga Hubungan Baik dengan Dunia

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2024 | 14:34 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Perhimpunan Persahabatan Indonesia dan Korea Utara (PPIK) menyambut baik kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) atau Korea Utara, Pak Sang Gil, ke Indonesia dan tiga negara ASEAN lainnya. 

Di Jakarta, Wamenlu Pak Sang Gil melakukan pembicaraan dengan Wamenlu RI Pahala Nugraha Mansury di Kantor Kemenlu RI di Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (18/9). Secara umum pembicaraan keduanya meneguhkan kembali komitmen persahabatan Indonesia dan Korea Utara yang telah dibina sejak terjalin pada 30 Desember 1961. Juga dibahas rencana pembukaan kembali Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Pyongyang yang ditutup sejak Agustus 2022 lalu. 

“Perjalanan Wamenlu Pak Sang Gil ke ASEAN dan khususnya Indonesia ini patut diapresiasi karena memperlihatkan komitmen Korea Utara untuk terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat dunia, ASEAN, dan khususnya Indonesia,” ujar Ketua PPIK Teguh Santosa dalam keterangan kepada redaksi. 


Teguh juga mengatakan, perjalanan Wamenlu Pak Sang Gil itu juga dapat dipandang sebagai jawaban umum Korea Utara atas berbagai pertanyaan yang berkembang mengenai mereka sejak kegagalan pembicaraan damai dengan Amerika Serikat tahun 2019 dan penutupan perbatasan karena pandemi Covid-19 setahun kemudian. 

Teguh mengatakan, dari kunjungannya ke Pyongyang bulan April lalu dia mendapat kesan bahwa di tengah kesulitan global akibat pandemi Covid-19 yang mendera, Korea Utara dapat bertahan dan terus berkembang di berbagai bidang, termasuk di sektor ekonomi dan  pertahanan. 

“Ada banyak pertanyaan tentang Korea Utara, dan saya kira perjalanan Wamenlu Pak Sang Gil cukup memberikan jawaban bahwa pemerintah Korea Utara dapat menjalan fungsi mereka dengan baik, menjaga denyut ekonomi dan stabilitas dalam negeri, serta di saat bersamaan terus mengupayakan perdamaian yang tidak mudah,” demikian Teguh Santosa.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya