Berita

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie bersama Mendag Zulkifli Hasan/Ist

Politik

Kadin Dukung 3 Fokus Utama Pemerintahan Prabowo

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2024 | 20:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kadin Indonesia akan mendukung penuh tiga fokus utama pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie mengatakan, tiga fokus tersebut adalah reformasi struktural, infrastruktur digital, serta transisi energi demi tercapai keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin Indonesia siap mendukung Prabowo-Gibran," kata Anindya dalam keterangannya, Kamis (19/9).


Kadin dalam waktu dekat juga akan menggelar sarasehan bersama anggota-anggota Kadin yang terdiri dari Kadin Daerah (Kadinda) dan Asosiasi/Himpunan (Anggota Luar Biasa/ALB).

Hari ini Anindya mengunjungi Mendag Zulkifli Hasan untuk melaporkan tugas barunya sebagai ketua umum Kadin Indonesia periode 2024-2029, sekaligus menyampaikan beberapa program terkait perekonomian, khususnya perdagangan.

Dalam kesempatan tersebut, Anindya sekaligus mengundang Zulkifli untuk hadir pada acara sarasehan yang mengangkat diskusi mengenai perekonomian dan perdagangan melanjutkan Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam menyambut pemerintahan baru Prabowo-Gibran.

“Iya, (saya) siap datang,” kata Zulkifli yang menyapa Anindya dengan sebutan “Ketua Kadin yang baru”.

“Alhamdulillah beliau (Mendag) menyambut dengan baik. Beliau mendukung saya dan siap bekerja sama dengan teman-teman Kadin Indonesia,” kata Anindya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya