Berita

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono/RMOL

Politik

SBY: Jadi Oposisi Tidaklah Mudah

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 14:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Berada hampir sepuluh tahun di luar pemerintahan bukanlah hal yang mudah bagi Partai Demokrat. Ada pihak-pihak yang memang tidak menginginkan Partai Demokrat berada di dalam pemerintahan.

Hal ini diungkap Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara HUT ke-23 Partai Demokrat, Senin (9/9).

"Sepuluh tahun ini bukanlah tahun yang mudah. Kami ingin do something untuk rakyat, tetapi jalannya tidak mudah," ujar SBY di markas Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.


SBY juga menyinggung lima tahun terakhir yang penuh tantangan, termasuk upaya begal politik yang hampir mengguncang keberadaan Partai Demokrat. Meski begitu, ia memuji upaya gigih partainya dalam mempertahankan kedaulatannya.

"Ada prahara luar biasa, yang kalau Tuhan dan sejarah tidak bersama kita, kita tidak berada di tempat ini hari ini," lanjutnya.

Ia menekankan bahwa ujian-ujian yang dialami partainya adalah bagian dari takdir, tetapi yakin bahwa keadilan dan kasih sayang Tuhan akan datang.

SBY juga berpesan agar dalam berpolitik, meski pragmatisme diperlukan, Partai Demokrat harus tetap menjunjung nilai-nilai fundamental seperti keadilan dan demokrasi.

"Insya Allah, setelah berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, habis gelap terbitlah terang," kata SBY, menyemangati para kader untuk terus berjuang di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya