Berita

Dari kiri Tri Rismaharini, Khofifah Indar Parawansa, Luluk Nur Hamidah/Net

Politik

Pilkada Jawa Timur

Tiga Srikandi Berebut Suara Nahdliyin dan Perempuan

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 09:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

RMOL. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2024 mencetak sejarah baru dengan munculnya tiga calon gubernur perempuan sekaligus. 

PDIP menugaskan Tri Rismaharini, mantan Walikota Surabaya yang terkenal dengan kepemimpinannya yang tegas, untuk maju bersama KH Zahrul Azhar Asad (Gus Hans) sebagai calon wakil gubernur. 

Risma akan berhadapan dengan rivalnya, Khofifah Indar Parawansa, yang merupakan petahana Gubernur Jawa Timur, didampingi Emil Dardak sebagai calon wakil gubernur. Khofifah dan Emil diusung oleh koalisi besar partai-partai politik.


Sementara itu, PKB mengusung Luluk Nur Hamidah, seorang politisi muda dengan pengalaman luas di bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat, bersama Lukmanul Hakim sebagai calon wakil gubernur.

"Ini perlu diapresiasi, artinya surplus dalam calon pemimpin masa depan dari kalangan perempuan itu tumbuh subur di Jawa Timur," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, kepada RMOL, Senin (9/9).

Ketiga kandidat perempuan, yang disebut "Srikandi", akan bersaing untuk mendapatkan suara dari basis pemilih perempuan. Selain itu, pertarungan juga akan memanas di kalangan pemilih Nahdliyin, terutama antara Khofifah dan Luluk.

"Ini menunjukkan adanya dua segmentasi pemilih yang akan menjadi target utama dari tiga kandidat perempuan ini, yakni pemilih perempuan dan pemilih Nahdliyin," ujar Adi Prayitno.

Dengan kondisi ini, Pilkada Jawa Timur diharapkan tidak hanya menghasilkan pemimpin yang berkualitas, tetapi juga menjadi cerminan pertumbuhan keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan di Indonesia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya