Berita

Kabupaten Kepulauam Seribu/Ist

Politik

3 Paslon Ditantang Seberangi Kepulauan Seribu Pakai Kapal Tradisional

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 05:52 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tiga pasangan calon (paslon) gubernur DKI Jakarta mendapatkan tantangan untuk mengunjungi kawasan Kepulauan Seribu menggunakan kapal tradisional.

Ketua Gerakan Mahasiswa Pulau Seribu (GMPS) Rahman Hakim mengatakan, tantangan ini sebagai bentuk ajakan untuk lebih memahami kondisi nyata kehidupan masyarakat kepulauan Seribu.

Rahman Hakim menekankan bahwa kunjungan ini bukan sekadar bagian dari kampanye politik, melainkan langkah penting untuk menguji sejauh mana calon gubernur peduli dan memahami kebutuhan warga di Kepulauan Seribu.


"Jarang sekali ada pemimpin, baik gubernur, bupati, maupun pejabat tinggi yang mau mengunjungi kami dengan kapal tradisional. Ini adalah kesempatan mereka untuk merasakan langsung bagaimana kehidupan di sini," kata Rahman dikutip Senin (9/9).

Kepulauan Seribu yang merupakan bagian integral dari DKI Jakarta, dihuni lebih dari 30.000 penduduk.

Meski demikian, wilayah ini kerap merasa terpinggirkan dari arus pembangunan di ibu kota.

Warga Kepulauan Seribu menghadapi berbagai masalah, seperti minimnya infrastruktur, keterbatasan akses kesehatan dan pendidikan, serta pengelolaan sektor pariwisata yang belum maksimal.

Dengan menggunakan kapal tradisional dari Pelabuhan Kali Adem, calon gubernur diharapkan bisa lebih merasakan kondisi kehidupan di Kepulauan Seribu dan mengambil langkah nyata untuk mengatasinya.

"Gubernur DKI Jakarta yang akan datang harus mampu memberikan solusi konkret atas masalah-masalah ini," kata Rahman.


Seperti diketahui Pilkada DKI Jakarta diikuti pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Pramono Anung-Rano Karno, Ridwan Kamil-Suswono, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana.




Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya