Berita

Tangkapan layar Presiden Joko Widodo (Jokowi)/RMOL

Politik

Jokowi Anggap Wajar Kotak Kosong Masih Masif

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2024 | 20:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons fenomena calon tunggal melawan kotak kosong yang terjadi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Dia menuturkan hal tersebut saat kunjungan kerja ke Surabaya, yang dikutip melalui siaran langsung kanal Youtube Sekretariat Presiden, pada Jumat (6/8). 

Dalam kesempatan itu dia mengungkapkan pandangannya terkait fenomena calon tunggal melawan kotak kosong, di 41 daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak 2024.


"Saya kira dari 500-an yang pilkada hanya 40-an yang kotak kosong. Saya kira ya itu kenyataan demokrasi di bawah seperti itu," ujar Jokowi. 

Oleh karena itu, dia memandang fenomena kotak kosong bukan suatu masalah karena juga melalui proses yang demokratis, yakni melalui mekanisme pendaftaran sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

"Itu pun kotak kosong pun juga ada proses demokrasinya," demikian Jokowi menambahkan.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya