Berita

Pelatih Shin Tae-yong dalam sesi konferensi pers jelang laga melawan Arab Saudi di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia/PSSI

Sepak Bola

Hadapi Arab Saudi, Shin Tae-yong Pastikan Skuad Garuda Tak Akan Menyerah

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 05:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Timnas Indonesia mengawali asa menembus Piala Dunia dengan sebuah laga berat. Arab Saudi akan jadi lawan pertama yang dihadapi Tim Garuda di Babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2024 zona Asia.

Terlebih, laga yang berlangsung pada Kamis malam waktu setempat atau Jumat dinihari WIB (6/9) itu akan digelar di kandang lawan, Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. 

Namun, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tetap optimistis skuad asuhannya mampu memberikan perlawanan yang alot bagi Arab Saudi.


Meski optimistis, Shin Tae-yong juga berusaha tetap realistis. Ia menargetkan Indonesia bisa mencuri poin untuk menjaga asa finis di peringkat ketiga atau keempat klasemen akhir Grup C.

Di mana 2 tim teratas dari masing-masing grup bakal lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Sementara, posisi 3 dan 4 bakal bertarung di ronde keempat demi memperebutkan 3 tiket tersisa.

"Saya 100 persen setuju bahwa ini adalah grup yang paling berat di antara grup yang lain. Namun kami tak akan pernah menyerah. Meski begitu, kami tidak memburu posisi pertama atau kedua. Target kami tetap berada di peringkat ketiga atau keempat," ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers jelang laga melawan Arab Saudi, Rabu (4/9). 

Langkah Indonesia di babak ketiga ini memang terbilang sulit. Sebab, selain Arab Saudi, Indonesia juga bakal menghadapi Jepang, Australia, China, dan Bahrain.

Indonesia menjadi satu-satunya tim di Grup C yang belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia. Bahkan, Tim Merah Putih punya ranking FIFA jauh di bawah para pesaingnya di Grup C.

Indonesia saat ini berada di posisi ke-133. Sementaran seluruh lawan mereka masuk 100 besar. China (peringkat 87), Bahrain (peringkat 80), Arab Saudi (peringkat 56), Australia (peringkat 24), Jepang (peringkat ke-18).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya