Berita

Anies Baswedan/Ist

Politik

Punya Syarat Ini, Anies Cocok Bentuk Parpol Baru

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 13:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan, dinilai memiliki modal yang cukup kuat untuk membentuk partai politik baru. 

Oleh karena itu, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, mendorong Anies agar segera merealisasikan niatan tersebut.

"Kongkretkan bikin partai baru. Modal politiknya sudah banyak," kata Adi kepada RMOL di Jakarta, Rabu (4/9).


Menurut Adi, ketokohan Anies, basis massa yang solid, serta dukungan loyal dari para pendukungnya menjadi modal penting untuk mewujudkan hal tersebut. 

Mantan Capres Koalisi Perubahan itu juga dinilai memiliki pengaruh yang besar di media sosial, yang semakin memperkuat posisinya di dunia politik.

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu menyebutkan bahwa banyak tokoh di Indonesia yang membentuk partai politik sebagai kendaraan untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

Oleh karena itu, jika Anies membentuk partai baru, disarankan agar tidak hanya berhenti pada posisi ketua umum, tetapi terus melangkah hingga bisa maju sebagai calon presiden.

"Jangan berhenti jadi ketum, tapi hingga jadi presiden," tandas Adi Prayitno.

Dengan modal politik yang sudah dimilikinya, langkah Anies untuk membentuk partai baru bisa menjadi kekuatan baru dalam peta politik nasional. 

Namun, tantangan besar juga menanti Anies termasuk bagaimana mengonsolidasikan dukungan yang sudah ada dan memperluas basis pendukungnya di berbagai wilayah Indonesia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya