Berita

Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin/RMOLJabar

Nusantara

Kemarau Bikin 12 Wilayah di Jabar Berstatus Siaga Darurat Kekeringan

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 06:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dampak kemarau panjang mulai dirasakan sejumlah wilayah di Jawa Barat. Setidaknya ada 12 wilayah yang kini berstatus siaga dan tanggap darurat kekeringan.

Adapun 12 wilayah itu meliputi Kabupaten Indramayu, Majalengka, Kota Bekasi, Kabupaten Kuningan, Kota Cirebon, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Karawang, Kota Depok, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Garut, serta Kabupaten Bekasi berstatus tanggap darurat.

“Yang utama kekeringan di Jabar dan sudah ada satu kabupaten yang tanggap darurat dan ada 12 kabupaten/kota yang siaga darurat termasuk provinsi,” ujar Penjabat (Pj) Gubernur Jabar, Bey Machmudin, usai Rapat Pimpinan di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (2/9).


Bey menjelaskan, perubahan status siaga darurat agar mempermudah menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) apabila terjadi sesuatu. 

“Lebih ke penggunaan anggaran BTT, jadi kalau ada kekeringan segala macem lebih mudah untuk gunakan BTT,” jelasnya, dikutip RMOLJabar, Senin (2/9). 

Tak hanya itu, Bey mencatat, saat ini ada 17 kabupaten yang mengalami kebakaran lahan. Akan tetapi, Bey mengklaim angka kebakaran tahun ini lebih kecil dibanding tahun lalu. 

“Sudah, ada di 17 kabupaten/kota tapi secara umum jumlahnya lebih rendah dibanding tahun lalu, yakni mencakup 86,65 hektare lahan di total dari 17 kota/kabupaten,” tandasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya