Berita

Situasi depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (28/8)/RMOL

Politik

Jalan Salemba Raya Macet Parah Jelang Pendaftaran RK-Suswono

RABU, 28 AGUSTUS 2024 | 10:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kawasan Jalan Raya Salemba depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta macet parah, jelang pendaftaran Ridwan Kamil-Suswono. 

Pantauan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL Rabu (28/8), arus lalu lintas menuju Matraman dan Kramat Raya mengalami kemacetan parah. 

Pengguna roda dua dan roda empat berdesak-desakan untuk melewati depan kantor KPU DKI Jakarta. Pasalnya, pengamanan di area kantor penyelenggara pemilihan daerah ini dijaga ketat. 


Berdasarkan informasi yang dihimpun, hari ini tidak hanya Ridwan Kamil-Suswono yang akan mendaftar ke KPU DKI Jakarta, tetapi juga dijadwalkan pasangan calon Pramono Anung-Rano Karno yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pramono dikabarkan akan tiba di kantor KPU DKI Jakarta, sekira pukul 11.00 WIB. Sementara, Ridwan Kamil-Suswono akan tiba pukul 14.30 WIB. 

Salah seorang pengendara motor, Rudi (34) mengaku kesal dengan kemacetan yang terjadi karena sebagian jalur ditutup. 

"Saya kerja di AEON setiap hari lewat sini, enggak tau ada pendafaftaran gini, eh malah macet total. Nyusahin orang yang mau ke berangkat kerja," kata Rudi.

Senada dengan Rudi, Irfan Ma'ruf juga merasakan dirugikan akibat penutupan satu jalur di Jalan Salemba Raya akibat adanya pendaftaran calon kepala daerah ke KPU DKI Jakarta. 

"Jadi susah jalan ya, sudah biasanya juga macet ini ditambah ada penutupan makin macet aja. Harusnya diatur yang baik lah, jangan bikin susah masyarakat," ujar Irfan. 

Tahapan pendaftaran Pilkada Serentak 2024 digelar pada 27 hingga 29 November 2024. Selanjutnya, penetapan calon kepala daerah dilakukan pada 22 September 2024.

Sedangkan tahapan kampanye akan dimulai selama 60 hari yang akan dimulai pada 25 sampai 23 November 2024. Adapun masa tenang dimulai pada 24-26 November 2024.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya