Berita

Tangkapan layar Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (22/8)/RMOL

Politik

Politik Indonesia Sekarang Bikin Megawati Gelisah

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 15:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kondisi perpolitikan tanah air hari ini membuat Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi gelisah.

Hal ini disampaikan Megawati saat berpidato dalam pengumuman dukungan calon kepala daerah di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (22/8).

"Dinamika politik hari ini terasa begitu menggelisahkan saya," kata Megawati.


Putri Proklamator Soekarno itu melihat, ideologi Pancasila, UUD 1945 seharusnya jadi landasan utama dalam membangun negara. Tapi, saat ini landasan itu sudah tak lagi terlihat.

"Saya perhatikan dalam praktiknya, wajah kekuasaan lebih dominan ditampilkan daripada wataknya yang membangun peradaban," ungkap Megawati.

Megawati lalu membayangkan suasana saat Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) merumuskan ideologi. Saat itu para tokoh bisa berkumpul dengan baik tanpa bantuan teknologi yang mumpuni seperti sekarang ini.

"Saya baru bisa bayangkan. Ternyata ini yang membuat bisa berkumpul, hati," tandas Megawati berkaca-kaca.

Kondisi perpolitikan di Indonesia tengah menjadi sorotan karena DPR RI dan KPU dinilai tidak konsisten dalam menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini pun membuat rakyat marah dan melakukan unjuk rasa pada hari ini di Senayan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya