Berita

Massa aksi di depan Kantor DPRD Kota Metro, Senin (19/8)/Istimewa

Presisi

Unjuk Rasa Hiasi Pelantikan Anggota DPRD Metro

SENIN, 19 AGUSTUS 2024 | 15:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelantikan 25 Anggota DPRD Kota Metro diwarnai aksi unjuk rasa dari Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) di depan Kantor DPRD setempat, Senin (19/8).

Mereka menyampaikan beberapa tuntutan. Mulai dari mengusut dugaan DPRD main proyek, anggota dewan tidak ngantuk, dan melaksanakan fungsinya untuk mengawasi beberapa hal.

Lalu DPRD Metro diminta tidak alih fungsi yang mengakibatkan terminal terlihat kumuh, banyak jalan berlubang, dan diduga pemasukan pasar Kopindo dan Ruko Sudirman merugikan negara.


Kemudian, memperhatikan TPA yang tidak difungsikan sesuai dengan fungsinya, Kota Metro sering banjir, ratusan honorer abal-abal membebani keuangan, IMB yang amburadul dan lampu jalan tidak merata dan sering terjadi pemadaman, dan kembalikan Piala Adipura yang tidak pernah diraih lagi.

Pihak Polres Metro melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa tersebut sehingga berjalan dengan lancar tanpa ada insiden yang berarti.

Kapolres Metro, AKBP Heri Sulistyo Nugroho menyatakan, pengamanan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara pihak kepolisian dengan JPKP Kota Metro.

"Kami berkomitmen untuk mengawal aspirasi yang dilakukan oleh JPKP Kota Metro agar dapat disampaikan dengan aman dan tertib. Kami mengapresiasi sikap kooperatif dari para peserta unjuk rasa yang mengikuti aturan dan prosedur yang telah ditetapkan," ujar AKBP Heri, dikutip RMOLLampung, Senin (19/8). 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya