Berita

Kolase Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/RMOL

Politik

Megawati dan SBY Absen di Pidato Tahunan Terakhir Jokowi

JUMAT, 16 AGUSTUS 2024 | 14:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Tahunan MPR 2024 merupakan kali terakhir. Pasalnya, pada 20 Oktober 2024 mendatang, Jokowi sudah tak lagi menjabat presiden.

Namun dalam momen sakral tersebut, dua presiden sebelumnya yakni Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak hadir kendati telah diundang. 

Meski masih menjabat presiden, pengaruh Jokowi terlihat mulai memudar dengan tidak hadirnya dua mantan presiden tersebut. Dua bulan jelang lengser, Jokowi memang dipandang sebelah mata oleh banyak elite politik.


Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDIP, menurut keterangan kadernya, Aria Bima pagi tadi dipastikan datang jika dalam keadaan sehat.

Saya belum tahu kepastiannya, soal hadir atau tidaknya. Bagi saya kalau ibu dalam kondisi yang sehat badan yang sehat pasti beliau hadir," kata Aria Bima di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).

Namun publik menduga, tak hadirnya Megawati lantaran masih kecewa dengan sikap Jokowi akhir-akhir ini. Dalam beberapa kesempatan, Megawati sering meluapkan kekesalannya itu atas dinamika yang terjadi di bawah orkestrasi Jokowi.

Sedangkan SBY berdasarkan keterangan dari putra sulungnya sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dikabarkan tengah berada di Pacitan, Jawa Timur.

“Pak SBY saat ini sudah ada di Pacitan. Sudah berada di kampung halamannya," ujar AHY saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/8). 
  
Para mantan Wakil Presiden tampak hadir dalam Sidang Tahunan MPR 2024 ini, di antaranya Try Sutrisno, Jusuf Kalla dan Boediono.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya