Berita

Huawei Stelato S9/Arena EV

Otomotif

Mewah dan Canggih, Segini Harga Sedan Listrik Huawei Stelato S9

KAMIS, 15 AGUSTUS 2024 | 15:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ambisi Huawei untuk menjadi pemain utama dalam industri otomotif semakin kuat dengan diluncurkannya Stelato S9, sedan listrik mewah pertama buatannya.

Dikembangkan melalui kerja sama dengan produsen mobil asal Beijing, BAIC Group, Stelato S9 dirancang untuk bersaing di pasar kendaraan listrik Tiongkok yang tengah berkembang.

Dikutip dari Arena EV, Kamis (15/8), Stelato S9 tersedia dalam dua varian, Max dan Ultra. Untuk Max Huawei mematok harga mulai dari 399.800 yuan (Rp877,3 juta), sementara Ultra dibanderol 449.800 yuan (Rp987,5 juta).


Kedua model dilengkapi dengan baterai 100 kWh yang diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 816 km untuk Max dan 721 km untuk Ultra dalam pengujian CLTC. Kedua varian juga mendukung pengisian ulang daya dengan cepat, yakni 30-80 persen hanya dalam waktu 15 menit.

Huawei telah memasok sebagian besar teknologi untuk Stelato S9, termasuk Advanced Driving System 3.0 (ADS 3.0), sistem pengemudian berbantuan cerdas. Selain itu, Stelato S9 dilengkapi dengan sistem penghindaran tabrakan omnidirectional CAS 3.0.

Di bagian dalam, varian Stelato S9 Ultra dilengkapi kursi tanpa gravitasi. Layar proyeksi 32 inci yang dapat diangkat mengubah interior menjadi pusat hiburan bergerak, menawarkan penumpang pengalaman sinematik saat bepergian.

Sedan Stelato S9 juga dilengkapi platform Tuling Huawei, asisten suara bertenaga AI yang merespons perintah suara dan mengendalikan berbagai fungsi kendaraan.

Mobil ini memiliki panjang 5.160 mm, lebar 1.987 mm, dan tinggi 1.486 mm, dengan jarak sumbu roda 3.050 mm. Panjangnya hampir 200 mm lebih panjang dari Lucid Air , 100 mm lebih panjang dari BMW i5 , tetapi 230 mm lebih pendek dari BMW i7. Stelato dilengkapi dengan roda 20 inci dengan sepuluh jari-jari atau roda tempa 21 inci, tergantung pada variannya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya