Berita

Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Airlangga Jadi Teladan Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab

MINGGU, 11 AGUSTUS 2024 | 23:34 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sosok Airlangga Hartarto disebut sebagai negarawan sejati karena mundur dari Partai Golkar di puncak kesuksesannya dalam dua Pemilu terakhir.

Direktur Eksekutif Human Studies Institute (HSI), Rasminto memandang baawa Airlangga memfokuskan energi sepenuhnya pada tugas dan kepentingan negara. 
 
"Airlangga dapat memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan negara, sebuah prioritas yang lebih penting dari sekadar mempertahankan kekuasaan di partai," kata Rasminto dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (11/8). 
 

 
Lanjut dia, keputusan Airlangga ini mencerminkan pengakuan bahwa kepemimpinan partai dan pemerintahan membutuhkan perhatian penuh dan dedikasi yang tidak terbagi. 
 
"Dengan melepaskan salah satu peran, Airlangga memastikan bahwa dirinya dapat berfungsi secara optimal dalam kapasitasnya di pemerintahan, tanpa teralihkan oleh dinamika politik internal partai. Ini adalah langkah bijak yang menunjukkan kedewasaan politik dan komitmen untuk melayani negara dengan sebaik-baiknya," ungkapnya. 
 
Baginya, mundurnya Airlangga juga bisa dilihat sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk membangun Golkar menjadi partai yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. 
 
"Dengan memimpin transisi yang terencana dan terstruktur, Airlangga memberikan teladan bagi kepemimpinan yang matang dan bertanggung jawab. Langkah ini akan mendorong Golkar untuk terus berinovasi dalam kebijakan dan pendekatannya, menjaga relevansi di tengah perubahan lanskap politik yang sangat dinamis," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya