Berita

Miratel/Foto. Situs Miratel

Bisnis

Menara Pemancar di IKN Pakai Konsep Kamuflase, Ini Penjelasan MTEL

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 10:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emiten telekomunikasi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel (MTEL) turut berekspansi ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. 

Sebanyak 19 Base Transceiver Station (BTS) kamuflase telah tersebar di 19 titik lokasi di IKN. 

Manajemen MTEL menyatakan, menara pemancar sinyal tersebut dibangun menggunakan konsep kamuflase mengikuti arahan dari Otorita IKN. Hal ini agar sesuai dengan tema pembangunan IKN.


"IKN ini sejak desain awal, titik Istana dan seluruh fasilitas yang ada di sekitarnya, itu sudah dimandatkan pada OIKN untuk membuat desain-desain infrastruktur yang senada. Mau enggak mau kami nurut. Misalnya, tema hutan ya kami harus kamuflasekan tower-tower itu tema kehutanan," terang Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko atau yang disapa Teddy itu dalam media gathering di Labuan Bajo, NTT, dikutip Sabtu (10/8). 

MTEL sempat mengajukan desain menara BTS menyerupai bentuk pohon kepada Otorita IKN. Namun, ide tersebut dianggap tidak sesuai. 

Untuk belanja modal (capital expenditure/capex) pembangunan BTS kamuflase di IKN, Teddy tidak mengungkapkan besarannya. Ia hanya mengatakan sudah diperhitungkan sebaik-baiknya.

Saat ini, sudah ada beberapa operator seluler yang menyewa BTS di IKN milik Mitratel tersebut dalam jangka beberapa tahun ke depan.

"Kalau ditanya kok berani sekali berinvestasi? Karena sudah pasti. Karena di dalam tower-nya ini sudah ada penyewanya dan penyewanya juga sudah berkontrak selama sekian tahun. Artinya, hitungan bisnisnya saya pastikan tidak ngawur," jelas Teddy.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi telah mengungkapkan bahwa 19 BTS hadir di IKN Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan menggunakan konsep kamuflase.

"Jadi bukan kayak BTS biasa, jadi BTS-nya dibuat indah, jadi pokoknya enggak ketahuan itu BTS," kata Budi di Kantor Kominfo, Jakarta Pusat, pada Kamis (1/8). 

Sejumlah BTS tersebut, diakui Budi, sudah beroperasi dan melayani para pekerja yang mulai bertugas dan berkantor di sana. Termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga mulai bertugas di IKN.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya