Berita

Ilustrasi Foto: Kantor Polsek Gunung Pati, Semarang/Ist

Presisi

Sering Makan Daging Kucing, Seorang Pria di Semarang Berurusan dengan Polisi

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 04:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Seorang bapak di Semarang punya perilaku aneh tak lazim, memakan daging kucing dipercaya sebagai obat penyakit diabetes. Pria itu adalah seorang pemilik kos-kosan di Gunung Pati, Semarang, dekat dengan kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes). 

Polisi akhirnya melakukan penyelidikan usai kasus ini viral di media sosial. Konon, bapak kos itu percaya manfaat daging kucing dapat menyembuhkan diabetes. 

Hobi aneh pelaku terbongkar mahasiswa kosnya yang merekam perbuatannya, lalu diviralkan di media sosial. Para penghuni kos curiga sering mencium bau busuk. Setelah dicari ternyata dari bangkai kucing, dan ada banyak sekali. 


Kapolsek Gunung Pati Kompol Agung Raharjo mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan karena ada laporan dari masyarakat. Perilaku menyimpang di luar kebiasaan yang dilakukan pelaku sedang diselidiki. 

"Kita datang bersama Tim Inafis Polrestabes Semarang. Pelaku kita amankan untuk penyidikan," kata Kompol Agung, dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (7/8). 

Melalui penyelidikan sementara, diduga pelaku sering melakukan perbuatannya dan banyak penghuni kos yang memilih diam. 

Di lokasi, polisi menemukan barang bukti tulang kucing sisa dikonsumsi pelaku. Informasi yang diperoleh, pelaku kemungkinan telah puluhan kali mengkonsumsi kucing. 

Kasus ini dilimpahkan Polsek Gunung Pati untuk diproses Unit Reskrim Polrestabes Semarang.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya