Berita

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Dedi Prasetyo memimpin wisuda purna bakti pembinaan tradisi pengakhiran dinas di lingkungan Mabes Polri T.A 2024 di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta/Ist

Presisi

Irjen Dedi Prasetyo Lepas Purnatugas 385 Anggota Polri dan PNPP

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 18:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Dedi Prasetyo memimpin wisuda purna bakti pembinaan tradisi pengakhiran dinas di lingkungan Mabes Polri T.A 2024 di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta, Rabu (7/8).

Sebanyak 385 personel yang telah purna tugas terdiri dari 207 perwira menengah, 27 perwira pertama, 7 Bintara dan 144 PNS. Mereka telah mendedikasikan pengabdian pada institusi Polri selama lebih dari 30 tahun.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada 385 wisudawan atas jasa, kesetiaan dan pengabdiannya kepada institusi, bangsa dan negara," ujar Dedi Prasetyo.


Dedi Prasetyo menyampaikan, SSDM Polri telah membangun sistem Satu SDM yang di dalamnya menyimpan semua data personel Polri dari awal hingga pengakhiran dinas secara digital.

"Kami terus meningkatkan sistem Satu SDM dan juga bekerja sama dengan Asabri agar mempermudah Purnawirawan untuk mendapatkan haknya," tuturnya.

SSDM Polri juga telah melaksanakan berbagai langkah untuk terus meningkatkan kesejahteraan baik anggota Polri dan pegawai negeri pada Polri (PNPP) yang akan memasuki masa purna tugas. Seperti Latihan peningkatan keterampilan (Latram).

Kegiatan Latram diisi dengan berbagai kegiatan seperti pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan minat dari tiap-tiap peserta, bantuan pengajuan modal usaha bekerja sama dengan bank nasional serta berbagi kisah dari Purnawirawan yang telah berhasil menjalani masa purna.

"Purnatugas bukan berarti kita berhenti untuk berkarya, namun justru menjadi babak baru kehidupan untuk mengembangkan minat, bakat, hobi dan rencana-rencana yang tidak sempat terealisasi saat masa tugas," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya