Berita

Politikus Partai Golkar Ridwan Kamil/Ist

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

Ridwan Kamil Berpeluang Didampingi Kaesang

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 10:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Koalisi Indonesia Maju (KIM) berpeluang mengusung politikus Golkar Ridwan Kamil maju Pilkada Jakarta 2024.

Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto mengatakan, didorongnya Ridwan Kamil ke Jakarta, maka akan membuka jalan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.

"Ridwan Kamil kemungkinan dipasangkan dengan Kaesang," kata Sugiyanto melalui siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin (5/8).


Dengan demikian, rencana keikutsertaan Kaesang di Pilkada Jawa Tengah berpotensi batal.

"Kaesang masih tergolong muda dan belum memiliki cukup pengalaman untuk maju sebagai cagub," kata Sugiyanto.

Berdasarkan survei Litbang Kompas yang dirilis pada Kamis (18/7), elektabilitas Kaesang Pangarep sebagai kandidat Cagub Jateng tertinggi, namun hanya unggul tipis yaitu mencapai 7 persen. 

Di bawahnya, ada Kapolda Jateng, Ahmad Luthfi dengan elektabilitas mencapai 6,8 persen.

Kemudian, muncul nama mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin dengan capaian 3,2 persen. Sendangkan nama Raffi Ahmad mencapai angka 2,8 persen. 

Kata Sugiyanto, dengan elektabilitas yang hanya unggul tipis ini, risiko kekalahan Kaesang jika maju sebagai Cagub Jateng cukup besar. 

"Sebaliknya, jika Kaesang maju sebagai Cawagub Jakarta berpasangan dengan Ridwan Kamil, peluang kemenangan pasangan ini cukup besar," demikian Sugiyanto.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya