Berita

Politikus Partai Golkar, Jusuf Hamka, harus mendongkrak elektabilitasnya untuk bisa bersaing di Pilkada Jakarta 2024/RMOL

Politik

Pilkada Jakarta 2024

Meski Lawan Petahana, Peluang Jusuf Hamka Masih Besar

RABU, 31 JULI 2024 | 10:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peluang pengusaha sekaligus politikus Partai Golkar, Jusuf Hamka, dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024 masih sangat besar. Sekalipun harus berhadapan dengan petahana seperti Anies Baswedan. 

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai, sosok yang kerap disapa Babah Alun itu memiliki setidaknya 3 dari 4 faktor yang menjadi penentu kemenangan seorang kandidat. 

Empat hal itu adalah popularitas, isi tas, akseptabilitas, dan elektabilitas. 


“Nah dari empat hal itu, paling tidak Jusuf Hamka punya tiga. Apa? Popularitas punya dia, isi tas wow gitu kan, lalu akseptabilitas atau penerimaan oke, publik banyak yang menerima. Karena memang kan dia banyak kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan,” kata Ujang kepada RMOL sesaat lalu, Rabu (31/7).

Namun demikian, Ujang menyebut bahwa Jusuf Hamka masih belum memiliki elektabilitas yang tinggi seperti petahana Anies Baswedan. 

Oleh karena itu, ia menyarankan pengusaha jalan tol itu terus bekerja keras mendongkrak elektabitasnya agar bisa mengalahkan kandidat lain yang berlaga di Pilkada Jakarta November mendatang. 

“Saya melihat soal Jusuf Hamka ya peluangnya tetap ada, peluangnya besar. Tapi, bagaimana tadi, bisa menaikkan elektabilitas yang tinggi, agar bisa bersaing dengan kandidat-kandidat lain, termasuk dengan Anies Baswedan,” kata pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya