Berita

Anggota Tim Pakar Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Radian Syam/Istimewa

Politik

Tim Pakar Prabowo-Gibran Pastikan Jokowi dan Artis Bukan Foya-foya di IKN

SELASA, 30 JULI 2024 | 20:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan ditemani sejumlah artis atau influencer, diyakini Tim Pakar Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bukan untuk foya-foya.

Anggota Tim Pakar Prabowo-Gibran, Radian Syam menilai, artis yang diboyong Jokowi menyambangi IKN pekan lalu merupakan upaya memasifkan informasi terbaru terkait proses pembangunan IKN.

"Jangan dilihat mereka itu pergi dengan anggaran negara atau bukan. Tapi mesti dilihat misi atau tujuan dari keberangkatan Presiden dengan para artis itu ke IKN," ujar Radian saat dihubungi RMOL, Selasa (30/7).


Menurutnya, kemampuan ekonomi artis-artis Indonesia yang menemani Jokowi tidak bisa dipandang sebelah mata. Sehingga, lanjut Radian, tidak mungkin mereka memberatkan keuangan negara.

"Kan mereka ini artis-artis bukan yang dalam pengertian tidak mampu juga. Mereka mampu dan juga sadar tidak mau membebani keuangan negara," sambungnya menegaskan.

Oleh karena itu, Radian meyakini maksud Jokowi mengajak artis-artis sekaliber Raffi Ahmad, Atta Halilintar, hingga Irwansyah untuk mengabarkan soal IKN kepada masyarakat luas yang kini mayoritas menggunakan media sosial. 

"Yaitu untuk membumikan IKN. Karena kan artis-artis ini ngonten tentang kemajuan pembangunan yang ada di Indonesia. Dan sekarang kita lihat mereka sudah mulai tuh," ucapnya.

"Yang jelas tidak ada niat upaya presiden untuk berfoya-foya dengan mengajak ke IKN. Kan kalau dalam tanda petik foya-foya ngapain ke IKN. Di IKN belum ada apa-apa kan?" demikian Radian.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya