Berita

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat/RMOL

Politik

Pilkada Jakarta 2024

PDIP Belum Tentu Dukung Anies

MINGGU, 28 JULI 2024 | 00:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum tentu mengusung Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta 2024. Meskipun, sejauh ini komunikasi politik masih terus dilakukan dengan semua parpol juga menyerap aspirasi akar rumput. 

Begitu disampaikan Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, kepada wartawan menjawab soal wacana PDIP akan mendukung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta November mendatang.

“Masih belum (tentu dukung Anies). Kita masih dalam proses untuk melihat dinamika dan bagaimana suara akar rumput,” ujar Djarot kepada di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7). 


Terutama, lanjut Djarot, mengenai pembangunan Jakarta 5 tahun ke depan harus lebih bagus daripada yang sekarang. 

“Karena apa? Meskipun bukan ibukota, Jakarta tetap menjadi Daerah Khusus. Jadi kita harus terus mendengarkan,” tuturnya. 

Djarot menambahkan, Jakarta memerlukan pemimpin yang bisa bekerja, betul-betul jujur, dan punya integritas serta berani mengeksekusi. 

Saat disinggung mengenai nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Djarot menilai mantan Gubernur DKI Jakarta itu sangat potensial untuk dimajukan pada Pilkada Serentak 2024. Hanya saja, PDIP masih memerlukan rekan koalisi untuk mencapai ambang batas pencalonan di Pilkada. 

“Pak Ahok berdasarkan hasil pemetaan dan hasil survei yang kita terima menjadi salah satu calon yang cukup ya, sangat potensial kalau menurut saya untuk bisa diajukan. Persoalannya adalah PDIP itu kan masih kurang kursinya, kita tetap harus berkomunikasi dengan partai-partai yang lain,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya