Berita

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid/RMOL

Politik

Caleg Sering Dilupakan Pemilih Akibat Pilpres dan Pileg Serentak

KAMIS, 25 JULI 2024 | 13:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usulan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk memisahkan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada tahun 2029 mendapat dukungan dari Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW).

Menurut HNW, pemisahan Pilpres dan Pileg ini penting karena caleg (calon legislatif) sering terlupakan dalam Pemilu Serentak. Sebab  mayoritas masyarakat terarah ke Pilpres.

HNW menyebut, usulan serupa pernah dia sampaikan saat pimpinan MPR bertemu dengan Presiden PKS dan Ketua Umum Partai Demokrat.


"Selain caleg kerap terlupakan dalam pemilu serentak, pemisahan itu juga lebih sesuai dengan UUD NRI 1945," tulis HNW seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Kamis (25/7).

Usulan pemisahan Pilpres dan Pileg ini menjadi salah satu topik diskusi utama dalam lingkup politik nasional, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap proses pemilihan umum di Indonesia. 

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari HNW, menunjukkan adanya kesadaran untuk terus memperbaiki sistem pemilu demi terciptanya pemerintahan yang lebih baik dan sesuai dengan konstitusi.



Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya