Berita

Elon Musk/Reuters

Dunia

Elon Musk Batal Kasih Rp729 Miliar ke Tim Kampanye Trump

RABU, 24 JULI 2024 | 09:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Miliarder pemilik Tesla dan X,  Elon Musk tidak jadi memberikan dana sebesar 45 juta dolar AS atau  Rp729 Miliar kepada tim kampanye Donald Trump America PAC.

Dalam sebuah wawancara pada hari Selasa (24/7), Musk membantah kabar bahwa dirinya berjanji memberikan dana dengan jumlah tersebut kepada Trump.

"Apa yang diberitakan di media tidak benar,” kata dia, seperti dimuat The Hill.


Musk kemudian menjelaskan di platform media sosial X yang dimilikinya bahwa dia akan tetap memberikan sumbangan pada America PAC, tetapi jumlahnya tidak sampai 45 juta dolar AS.

“Saya memberikan sejumlah sumbangan ke America PAC, namun pada tingkat yang jauh lebih rendah dan nilai-nilai utama PAC adalah mendukung meritokrasi dan kebebasan individu," cuitnya.

Musk secara terbuka menyampaikan dukungan pada  Trump pekan lalu, tak lama setelah mantan presiden itu selamat dari percobaan pembunuhan.

“Saya sepenuhnya mendukung Presiden Trump dan berharap dia segera pulih,” tulis Musk di X saat itu.

Musk tampaknya semakin dekat dengan Trump dalam beberapa bulan terakhir.

Laporan The Wall Street Journal Mei lalu menyebut Trump telah membahas kemungkinan merekrut Musk sebagai penasihatnya jika dia menang dalam pemilu November mendatang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya