Berita

Teguh Prakosa dilantik sebagai Walikota Solo/Humas Pemkot Solo

Politik

Teguh Prakosa, Guru Olahraga yang Jadi Walikota Solo

SENIN, 22 JULI 2024 | 14:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Politikus PDIP Teguh Prakosa resmi dilantik menggantikan Gibran Rakabuming Raka menjadi Walikota Solo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada Jumat (19/7) sekira pukul 19.00 WIB. 

 
Teguh dilantik terlebih dahulu baru kemudian dilakukan pembacaan Surat Keputusan (SK) dalam Paripurna oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Solo yang waktunya sedang diagendakan. 

Rekam jejak Teguh Prakosa sebagai politikus tidak perlu diragukan lagi. Teguh merupakan kader senior PDI Perjuangan Solo.

Rekam jejak Teguh Prakosa sebagai politikus tidak perlu diragukan lagi. Teguh merupakan kader senior PDI Perjuangan Solo.

Sebelum terjun ke dunia politik, Teguh Prakosa pernah menjadi guru olahraga sekaligus merangkap menjadi guru Bimbingan Konseling (BK) di salah satu sekolah swasta. 

Sebelumnya, Teguh menjabat sebagai anggota DPRD Kota Solo tiga periode. Yaitu periode 2009–2014, 2014–2019, dan 2019–2024. Bahkan di periode 2014-2019 Teguh menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Solo. 

Sampai pada akhirnya pasangan Gibran dan Teguh memenangi Pilkada 2020 lalu dan dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo oleh Gubernur Jawa Tengah 2018-2023 Ganjar Pranowo pada Jumat (26/2/2021).

Kini Teguh yang juga Sekretaris DPC resmi menjabat Walikota Solo menggantikan patner politiknya yang melenggang ke istana sembari menanti pelantikan sebagai Wakil Presiden. 

"Saya diminta untuk mengawal persiapan juga pelaksanaan pilkada di Solo agar berjalan baik, sukes dan aman," kata Teguh dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Senin (22/7).

Sementara pesan dari Gibran adalah melanjutkan untuk menyelesaikan sejumlah agenda pembuatan peraturan daerah (perda) serta pembangunan yang masih berjalan.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya