Berita

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin/RMOLJabar

Nusantara

Pj Gubernur Jabar Sedih Ada Ratusan CPDB Dianulir

RABU, 17 JULI 2024 | 16:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan keseriusan dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2024. Terbukti dari banyaknya calon peserta didik baru (CPDB) yang dianulir, baik pada tahap pertama maupun tahap kedua.

“PPDB tahun ini kami serius serius itu cuma satu menegakan aturan, dan pada tahap pertama kami membatalkan menganulir tahap pertama 223 CPDB, tahap dua 54 CPDB, itu salah satunya di Depok,” ujar Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, usai kunjungan ke SMK 1 Negeri Bandung, Rabu (17/7). 

Kendati demikian, Bey mengaku sedih lantaran banyak CPDB yang dianulir. Ia menyebut di lingkungan pendidikan seharusnya tidak boleh terjadi kecurangan.


“Kami bukannya bangga, tapi justru kami agak sedih karena seharusnya tingkat pendidikan ini dimulai kebaikan, tapi ini diawali dengan kecurangan kami dengan berat hati melakukan hal itu,” tuturnya, dikutip RMOLJabar, Rabu (17/7).

Bey berharap, proses PPDB ke depan akan lebih baik dari tahun ini. Menurutnya, hasil evaluasi PPDB tahun ini akan dilaporkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). 

“Saya berharap tahun depan akan lebih baik dan kami akan laporkan semua ke Kemendikbud tentang evaluasi PPDB tahun ini,” pungkas Bey Machmudin.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya