Berita

eVTOL ari Joby Aviation/Net

Tekno

Joby Aviation Sukses Terbangkan Taksi Udara Berbahan Bakar Hidrogen Cair, Pertama di Dunia

SABTU, 13 JULI 2024 | 08:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengembang taksi udara Joby Aviation melaporkan keberhasilannya melakukan uji terbang taksi udara berbahan bakar hidrogen cair pertama buatannya.

Dikutip dari Flight Global, Sabtu (13/7), perusahaan yang berbasis di Santa Cruz, California, itu mengatakan penerbangan pesawat electric vertical take-off and landing (eVTOL) miliknya berhasil menyelesaikan uji terbang sejauh 523 mil. 

Pesawat tersebut terbang 454nm (841km) di atas pangkalannya di Marina, California, saat uji coba bulan lalu. 


Uji terbang tersebut mengarah pada masa depan penerbangan regional bebas emisi dalam industri yang masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil.

“Bepergian melalui udara merupakan hal penting bagi kemajuan umat manusia, namun kita perlu menemukan cara untuk menjadikannya lebih bersih,” kata JoeBen Bevirt, pendiri dan kepala eksekutif Joby. 

“Dengan taksi udara berbahan bakar baterai yang akan mengubah secara mendasar cara kita beraktivitas di perkotaan, kami sangat bersemangat untuk membangun rangkaian teknologi yang dapat mendefinisikan kembali perjalanan regional dengan menggunakan pesawat berbahan bakar hidrogen," ujarnya.

Ini diyakini sebagai penerbangan eVTOL bertenaga hidrogen cair pertama di dunia.

Di kendaraan tersebut Joby mempertahankan rangka dan sebagian besar isi taksi udara bertenaga baterai yang sama, tetapi mengurangi beban baterai dan memasang tangki bahan bakar yang dapat menyimpan hingga 40 kilogram hidrogen cair. Ini dipompa ke dalam sistem sel bahan bakar untuk menghasilkan listrik, air, dan panas. 

Listrik yang dihasilkan dari sel bahan bakar memberi daya pada enam motor listrik taksi udara sementara baterai memberikan daya ekstra selama lepas landas dan mendarat.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya