Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Perkasa ke Rp16.218 per Dolar AS Pagi Ini

KAMIS, 11 JULI 2024 | 12:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang rupiah terpantau perkasa pada pembukaan perdagangan Kamis (11/7) pagi ini.

Mata uang Garuda itu dibuka di level Rp16.218 per Dolar AS, menguat 22 poin, atau plus 0,14 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Tidak hanya rupiah, mayoritas mata uang Asia lainnya juga terpantau melesat pada perdagangan kali ini. Dolar Hong Kong dan Yuan China naik 0,03 persen, Baht Thailand melesat 0,30 persen dan Ringgit Malaysia naik 0,16 persen.


Selain itu, Peso Filipina juga ikut menguat 0,10 persen, Yen Jepang dan Dolar Singapura tercatat tumbuh 0,08 persen.

Sementara itu, pada pembukaan perdagangan pagi ini hanya Rupee India yang anjlok 0,04 persen pada hari ini. 

Sedangkan, mayoritas mata uang utama negara maju juga terpantau bergerak positif hari ini. Euro Eropa tercatat naik 0,10 persen, Poundsterling Inggris menguat 0,08 persen, Dolar Australia melesat 0,18 persen.

Sementara, Franc Swiss menguat 0,11 persen dan dolar Kanada naik tipis 0,02 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya