Berita

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata (baju batik)/RMOL

Politik

KPK Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin yang Baik pada Pilkada 2024

SENIN, 08 JULI 2024 | 16:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang baik dalam Pilkada serentak 2024 nanti. Karena hal itu menjadi salah satu cara dalam upaya pencegahan korupsi.

Begitu yang disampaikan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, usai menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional Penguatan Komitmen Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dalam Pemberantasan Korupsi, yang diselenggarakan di Gedung Juang KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (8/7).

"Pilkada itu kan menjadi ajang untuk memilih kepala daerah. Kalau selama ini, KPK, Mendagri, sudah melakukan survei berapa biaya yang dibutuhkan oleh calon kepala daerah itu. Dan dari survei kami, Kemendagri juga, banyak kepala-kepala daerah yang mengeluarkan biaya itu enggak rasional, sangat besar," tutur Alex kepada wartawan di Gedung Juang pada Gedung Merah Putih KPK, Senin sore (8/7).


Apalagi, kata Alex, para kepala daerah yang mendapatkan sponsor atau dukungan dana dari pihak swasta harus mengembalikan hal tersebut dengan berbagai cara, baik itu melalui proyek atau apapun.

"Oleh karena itu, ya mari pada Pilkada bulan November nanti, kita memilih kepala daerah yang baik. Karena pimpinan yang baik, itu menjadi salah satu faktor utama untuk mencegah korupsi, dan juga pemberdayaan APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah)," pungkas Alex.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya