Berita

Foto: Khalsa Vox

Dunia

LPU Unggul di Bidang Kecerdasan Buatan dan Rekayasa Data

MINGGU, 07 JULI 2024 | 00:44 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Lovely Professional University (LPU) telah menandai tonggak penting dalam inovasi pendidikan dengan peluncuran program Sarjana Teknologi terintegrasi kerja pertama di bidang Ilmu dan Teknik Komputer, yang berspesialisasi dalam Kecerdasan Buatan (AI) dan Rekayasa Data.

Program perintis ini dirancang dengan cermat untuk memadukan keterampilan teknis tingkat lanjut dengan wawasan industri yang sangat berharga. Siswa yang terdaftar dalam program ini akan mempelajari lebih dalam bidang-bidang penting seperti analisis data, pemodelan statistik, manajemen basis data, data besar, dan komputasi awan.

Menurut Khalsa Vox, hal yang membedakan program ini adalah penekanannya pada pembelajaran praktis melalui magang berbayar, yang memastikan bahwa siswa mendapatkan pengalaman industri real-time sejak awal.


Integrasi ketelitian akademis dengan pengalaman langsung bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan penerapan praktisnya dalam skenario dunia nyata. Menurut Dr. Aman Mittal, Wakil Presiden LPU, program ini dirancang secara strategis untuk membekali siswa dengan keterampilan yang siap menghadapi masa depan dan pemahaman komprehensif tentang pemikiran strategis.

“Siswa tidak hanya akan menguasai bahasa pemrograman penting seperti Python tetapi juga mempelajari topik-topik lanjutan seperti visualisasi data, pembelajaran mesin, dan pembelajaran mendalam,” tegasnya.

Fitur utama dari program ini adalah kolaborasinya dengan perusahaan-perusahaan terkemuka, yang menghadirkan keahlian industri langsung ke dalam kelas. Melalui keterlibatan dengan studi kasus dunia nyata, proyek langsung, dan kelas master yang dipimpin oleh para profesional industri, siswa memperoleh wawasan dan keterampilan praktis yang sangat berharga.

Magang yang ditawarkan di berbagai lokasi di India menyediakan platform bagi siswa untuk menerapkan pengetahuan mereka di bidang AI dan Teknik Data untuk menghadapi tantangan dunia nyata.

Setelah lulus, siswa dapat mengantisipasi banyak peluang karir, termasuk peran sebagai Insinyur AI, Ilmuwan Data, Insinyur Pembelajaran Mesin, Analis Big Data, dan Pengembang Perangkat Lunak. Program ini disusun dengan cermat untuk membekali siswa dengan kemahiran dalam teknologi baru yang mendukung Industri 4.0, memastikan mereka berkembang dalam lanskap teknologi yang bergerak cepat di abad ke-21.

CSE B.Tech LPU dalam Kecerdasan Buatan dan Rekayasa Data menonjol tidak hanya karena kurikulumnya yang mutakhir tetapi juga karena paparan globalnya dan kemitraan industri-akademisi yang kuat. Dengan menetapkan tolok ukur baru dalam mempersiapkan para profesional masa depan, LPU terus memimpin upaya memberdayakan siswa untuk sukses dalam dunia teknologi yang dinamis dan berkembang pesat.

Inisiatif yang dipelopori oleh LPU ini berjanji untuk mendefinisikan kembali pendidikan di bidang AI dan Rekayasa Data, meletakkan dasar yang kuat bagi calon ahli teknologi untuk unggul dan berinovasi di era digital.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya