Berita

Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin/Istimewa

Nusantara

Kirim Atlet PON Berlatih di Korsel, Bey Machmudin: Demi Target Jabar Hattrick

MINGGU, 07 JULI 2024 | 03:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kontingen Jawa Barat ditargetkan dapat menjuarai ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Sumatera Utara-Aceh. Sehingga Jawa Barat sukses meraih hattrick juara PON.

Jabar telah menjuarai PON dua kali berturut-turut pada 2016 dan 2021.

Seluruh atlet yang akan berlaga pada PON 2024 pun telah dilepas untuk melakukan pemusatan latihan di Korea Selatan. Mereka diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas, agar target Jabar Hattrick PON bisa tercapai.


"Jadi ini upaya, ikhtiar kita, Pemprov Jabar agar kita bisa mengejar target Jabar Hattrick menjadi juara PON," ujar Penjabat (Pj) Gubernur Jabar, Bey Machmudin, usai acara pelepasan atlet kontingen Jabar untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan di Gedung Sate Bandung, Jumat (5/7).

Selain untuk mencapai target Jabar Hattrick PON, Bey menyebut, pemusatan latihan di Korsel menjadi momentum agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat Asia Tenggara bahkan Asia.

"Kami ingin PON. Tapi lebih dari itu, tingkatannya lebih tinggi lagi ke kejuaraan Asia Tenggara dan Asia. Jadi kita jangan hanya mengejar target nasional, tapi lebih ke atas lagi," tuturnya, diwartakan RMOLJabar, Sabtu (6/7).

Atas dasar itu, Bey meminta para atlet yang berangkat ke Korsel agar bersungguh-sungguh ketika berlatih supaya hasilnya mendapat maksimal.

"Saya dengar di Korea Selatan berlatihnya keras karena mereka disiplin. Jangan jauh-jauh, pelatih timnas bola saja Shin Tae-yong sangat disiplin, sangat keras, mulai dari makanan juga diperhatikan betul kualitas makanan, jadi ya kita harus bisa meniru," kata Bey.

"Saya berharap para pelatih yang ikut juga membuat program yang sama. Walaupun saya yakin dari segi anggaran akan meningkat karena protein kalori dihitung betul, tapi kan masa depan atlet-atlet kita ini supaya bisa berbicara di level lebih tinggi,” tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya