Berita

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memulai pemilihan putaran kedua di Teheran pada Jumat, 5 Juli 2024/Net

Dunia

Iran Gelar Pemilu Dua Putaran

JUMAT, 05 JULI 2024 | 17:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hasil resmi pemilihan presiden Iran yang digelar pekan lalu menunjukkan bahwa empat calon tidak berhasil meraih suara mayoritas.

Oleh sebab itu pemilu Iran dilanjutkan dengan putaran kedua pada Jumat (5/7), di mana anggota parlemen reformis Masoud Pezeshkian dan mantan negosiator nuklir ultrakonservatif Saeed Jalili bertanding sebagai dua calon yang memiliki suara paling banyak.

Menurut kantor berita Iran, IRNA, hasil akhir pada putaran pertama menunjukkan Pezeshkian memimpin dengan 42,5 persen suara, diikuti oleh Jalili 38,6 persen.  


Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada hari Jumat (5/7) memulai pemilihan putaran kedua dengan memberikan suaranya sendiri.

Dia berharap lebih banyak warga Iran yang ambil bagian dalam pemungutan suara. Sebab hanya 40 persen pemilih yang berpartisipasi selama putaran pertama.

“Insya Allah, kita akan memiliki presiden besok,” kata Khamenei di ibu kota Teheran.

Tempat pemungutan suara akan ditutup pada pukul 18.00 waktu setempat  meskipun pihak berwenang dapat mengizinkan tempat pemungutan suara untuk tetap buka pada jam-jam berikutnya.

Pemilu ini diadakan di tengah krisis ekonomi yang parah, serta ketegangan dengan negara-negara Barat dan negara-negara regional di Timur Tengah.

Namun, rasa frustrasi masyarakat terhadap penegakan otoritas negara, terutama di kalangan generasi muda, semakin tinggi.

Banyak warga Iran, terutama kaum muda, telah kehilangan kepercayaan terhadap kemungkinan terjadinya perubahan politik besar-besaran di dalam negeri.

Kematian wanita muda Kurdi Mahsa Amini pada musim gugur tahun 2022 memicu protes nasional terhadap sistem pemerintahan Islam yang ketat, namun protes tersebut dibatalkan dengan hukuman yang keras bagi para demonstran.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya