Berita

DPC PDI Perjuangan Muara Enim paparkan hasil survey dasar popularitas Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim 2024-2029/RMOLSumsel

Politik

Survei PDI Perjuangan, Tidak Ada Kandidat Calon Bupati Muara Enim yang Menonjol

RABU, 03 JULI 2024 | 22:38 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Muara Enim, Akhmad Imam Mahmudi, mengungkapkan hasil survei independen terkait popularitas bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim periode 2024-2029 yang mendaftar melalui PDI Perjuangan.

Survei ini dilaksanakan oleh lembaga Indikator dan hasilnya dipresentasikan secara tertutup kepada seluruh kandidat.

Dalam pertemuan di kantor DPC PDI Perjuangan Muara Enim, disampaikan bahwa survei tersebut bertujuan untuk mengukur pengenalan, popularitas, dan personal branding dari para bakal calon.


"Survei ini merupakan tahap dasar untuk melihat sejauh mana pengenalan masyarakat terhadap para bakal calon yang telah berupaya membangun personal branding," jelas Imam.

Lima nama teratas untuk survei bakal calon Bupati adalah Nurul Aman, Edison, Ahmad Rizali, Ropi Alex Candra, dan Ahmad Usmarwi Kaffah. Sementara untuk bakal calon Wakil Bupati, nama-nama yang muncul adalah Shinta Paramita Sari, Lia Anggraini, Devi Maulidi, Sumarni, dan Ahmad Mujthaba.

Survei ini dilakukan terhadap 18 bakal calon yang mendaftar di PDI Perjuangan, dengan 400 responden tatap muka dan margin error 5 persen, selama periode 1 hingga 7 Juni 2024. Hasil survei menunjukkan bahwa situasi politik di Muara Enim masih cair, dengan banyak masyarakat yang belum menentukan pilihan.

Menurut Imam, semua kandidat memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan popularitas dan personal branding mereka dalam satu bulan setengah ke depan sebelum penetapan pasangan koalisi.

"Tidak ada kandidat yang menonjol, semua memiliki kesempatan yang sama," tambahnya.

Salah satu bakal calon Bupati, Nurul Aman, yang menempati posisi teratas dalam survei, merasa optimis namun tetap fokus mencari dukungan dari partai politik. "Hasil survei menempatkan saya di posisi tertinggi. Namun, saya lebih fokus mencari partai yang akan mengusung saya," ujarnya.

Nurul Aman juga mengungkapkan bahwa dia telah membangun komunikasi dengan beberapa partai seperti Golkar dan PKS, dan menunggu keputusan dari PPP.

"Saya akan terus berusaha karena posisi partai politik ini merupakan pengusung. Jika ada yang mengusung dan mendukung, tentu saya siap," tegasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya