Berita

TNI Angkatan Laut menangkap speed boat bermuatan 28 warga negara asing (WNA) diduga imigran gelap/Ist

Pertahanan

TNI AL Sergap Speed Boat Bermuatan 28 Imigran Gelap

SELASA, 02 JULI 2024 | 13:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Laut (AL) menangkap speed boat bermuatan 28 warga negara asing (WNA) yang diduga imigran gelap, di Pantai Keusik Urug Muara Cikaso, Desa Buniasih, Tegal Bulet, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dari 30 orang yang diamankan, dua di antaranya warga negara Indonesia (WNI), sebagai nahkoda dan anak buah kapal (ABK), sisanya 28 WNA, terdiri dari 23 warga negara Bangladesh, 4 warga negara China, dan 1 warga negara India.

Usai diamankan, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta, Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto, langsung koordinasi dengan Polres Sukabumi dan Imigrasi.


"Lantamal III langsung koordinasi dengan Polres dan Imigrasi Sukabumi, mendata para terduga imigran gelap, tes urine, serta mengamankan speedboat," kata Harry, dalam keterangan resmi, Selasa (2/7).

Usai koordinasi dengan jajaran terkait, Lantamal III langsung menyerahkan para WNA ke imigrasi.

"Selain itu juga dilakukan pengawasan dan pengamanan saat serah terima terduga imigran gelap dari Polres kepada Imigrasi Sukabumi," jelas Harry.

Atas keberhasilan itu, Harry mengapresiasi kinerja Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Ujung Genteng dan Posal Pelabuhan Ratu jajaran Lanal Bandung, beserta aparat gabungan dari Polsek Tegal Bulet.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya