Berita

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar/Ist

Politik

Ahmed Zaki Iskandar Ngaku Belum Cukup Populer di Jakarta

MINGGU, 30 JUNI 2024 | 22:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Untuk bisa berlaga di Pilkada Jakarta pada November 2024 mendatang, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar berupaya menyiapkannya secara matang.

Salah satu yang disiapkan Zaki adalah kemampuan akademiknya di bidang ilmu pemerintahan. Ia mengaku kuliah Program Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada 2023 lalu.

“Jadi (gelar) doktor saya ini, Doktor Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri,” kata Zaki dikutip Minggu (30/6).


Tidak hanya mempersiapkan di sisi akademik, Zaki juga memiliki pengalaman di bidang manajerial sebagai pemimpin. Dia pernah menjadi Bupati Tangerang dua periode atau 10 tahun dari 2013-2018 dan 2018-2023.

“Jadi background akademik, dan pengalaman Insya Allah mumpuni untuk menjadi birokrat atau pimpinan di Daerah Khsusus Jakarta,” kata Zaki.

Meski begitu, Zaki mengaku masih ada hal yang perlu ditingkatkan. Salah satunya adalah popularitasnya di mata masyarakat Jakarta, sehingga orang mau memilihnya saat Pilkada serentak nanti digelar.

“Masalahnya satu, belum cukup populer di Jakarta, nah itu doang, sama kagak ganjen (rutin) main di medsos. Ini problem (masalah) saya, yang lain mah nggak usah makan pagi, siang, sore dan malam, kesandung batu aja ditongolin di medsos,” kata Zaki.

Zaki menyadari, frekuensi dia bermain medsos memang tidak sebanyak politikus lain, hingga memiliki pengikut (followers) yang cukup banyak. Dibanding bermain medsos, Zaki lebih fokus bekerja menata infrastruktur dan melayani warga Kabupaten Tangerang saat menjadi bupati.

“Namanya orang kerja, apa yang kami kerjakan itulah yang akan menjadi hasil kami. Tanpa kami gembar-gemborkan masyarakat yang pasti akan bercerita,” demikian Zaki.




Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya