Berita

Razia ponsel personel Polres Boven Digoel untuk mencegah penyebaran judi online/Istimewa

Presisi

Antisipasi Judi Online, Polres Boven Digoel Razia Ponsel Personel

RABU, 26 JUNI 2024 | 14:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Razia telepon seluler dilakukan Polres Boven Digoel terhadap para personelnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan menekan judi online yang tengah marak dan mengancam ketertiban masyarakat.

Razia yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polres ini dipimpin oleh Wakapolres, Kompol Handoyo Prasetyo.

Kepala Seksi Propam, Ipda Herik Donal, dalam arahannya menekankan bahaya dari permainan judi online yang dirancang untuk menyebabkan kecanduan dan kerugian finansial.


"Judi online atau slot yang sering dimainkan itu sangat merugikan, permainan itu sudah didesain sedemikian rupa untuk membuat para penggunanya ketagihan," ujar Herik, diwartakan Kantor Berita RMOLPapua, Rabu (26/6).

Herik juga mengingatkan tentang konsekuensi serius bagi anggota yang terlibat dalam aktivitas perjudian online.

"Kepada seluruh personel apabila kedapatan bermain judi online maka akan dilakukan tindakan tegas sesuai perintah pimpinan," tuturnya.

Dalam razia ini, seluruh anggota seksi propam bersama pimpinan dan anggota lainnya langsung melaksanakan pemeriksaan terhadap penggunaan aplikasi dan hal-hal terkait judi online di ponsel setiap personel.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya