Berita

Robbi Effendi pada diskusi SKPI di Medan/RMOL

Politik

Mulai Besok, 41 Ribu Pantarlih Mulai Bekerja di Sumut

SELASA, 25 JUNI 2024 | 21:10 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Sebanyak 41 ribu petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) untuk Pilkada serentak 2024 di Sumatera Utara mulai bekerja besok. Mereka akan melakukan pemutakhiran data bakal calon pemilih selama sebulan yakni 24 Juni 2024 hingg 24 Juli 2024.

“Mereka akan bekerja sebulan kedepan,” kata anggota KPU Sumatera Utara, Robbi Effendi pada Diskusi Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI) tentang Pilkada di Ketapang Rumah Kopi, Jalan Karya Bakti, Medan, Selasa (25/6).

Robbi menjelaskan, seluruh petugas pantarlih ini sudah mengikuti bimbingan teknis dan pelatihan mengenai tata cara pelaksanaan pemutakhiran data pemilih. Petugas akan mendatangi masing-masing rumah bakal calon pemilih.


“Dalam hal ini KPU Sumut berharap kepada masyarakat agar dapat menerima kehadiran mereka dan kooperatif dalam memberikan data. Petugas memakai topi, rompi dan tanda pengenal,” ujarnya.

Berdasarkan peraturan KPU Nomor 7 tahuun 2024, data yang akan dimutakhirkan berasal dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilan (DP4) yang disinkronkan dengan daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilu terbaru yakni 2024.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya