Berita

Pelepasan peserta Jakarta International Marathon (JAKIM) 2024/Ist

Nusantara

Senator Dailami Kritik JAKIM 2024 Digelar Sebelum Azan Subuh

SENIN, 24 JUNI 2024 | 13:52 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gelaran Jakarta International Marathon (JAKIM) 2024 pada Minggu (23/6) mengundang kritik tajam dari Anggota DPD RI asal DKI Jakarta Dailami Firdaus.

Gara-garanya JAKIM 2024 yang diikuti 15 ribu peserta dari Indonesia maupun mancanegara itu dimulai pukul 04.00 WIB atau sebelum azan subuh berkumandang.

Ajang itu sendiri melombakan tiga kategori, yakni Marathon (42,195K) yang dimulai pukul 04.00 WIB, Half Marathon (21,0975K) mulai pukul 05.15 WIB, dan 10K pada pukul 06.15 WIB. Semua kategori ini mulai start dari Monas.


"Kegiatan Jakarta Internasional Marathon yang sejatinya adalah bagian dari rangkaian memperingati HUT Kota Jakarta harusnya dapat memperlihatkan wajah Jakarta sebagi kota religius dan berbudaya," kata Dailami dalam keterangannya, Senin (24/6).

Menurut Dailami, seperti gelaran Jakarta Internasional Marathon tahun-tahun sebelumnya, lomba dapat dimulai atau dilaksanakan setelah ibadah salat Subuh.

"Bukan pada pukul 4 pagi atau sebelum ibadah salat subuh. Apalagi lokasi startnya tidak jauh dari Masjid Istiqlal," kritik Dailami.

Sebagai kota yang masyarakatnya religious, menurut Dailami, Pemprov DKI Jakarta seharusnya mempertimbangkan waktu pelaksanaan kegiatan tersebut secara matang.

Bukan hanya sekedar mengejar momentum saja dan bangga dengan pencapaian jumlah peserta saja, namun juga harus dapat mengedepankan wajah masyarakat Jakarta yang religious, humanis dan beradab.

"Ini harus jadi pelajaran berharga bagi Pemprov DKI Jakarta juga panitia penyelenggara dan instansi terkait lainnya," demikian Dailami.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya