Berita

Kuwu Kedondong Kidul yang juga bakal calon Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan/Net

Nusantara

FKKC Tegaskan Tak Galang Dukungan pada Pilkada 2024

SENIN, 24 JUNI 2024 | 13:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peran Kuwu atau kepala desa tidak bisa dianggap sepele dalam dinamika politik nasional maupun daerah. Terbukti, saat gelaran Pilpres dan Pileg 2024 bayang-bayang penguasa masyarakat desa tersebut sangat dominan dalam mengarahkan konstituen memenangkan capres dan caleg tertentu.

Alhasil, menjelang Pilkada 2024, para kepala desa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) menjadi magnet kuat bagi partai politik koalisi dan calon petahana kepala daerah yang membutuhkan dukungan hingga suara.

Namun Sekretaris FKKC, Ahmad Hudori menegaskan, forum ini tidak terlibat dalam penggalangan dukungan untuk calon petahana atau koalisi partai politik. Meskipun ada kepala desa yang mendaftar sebagai calon bupati melalui koalisi partai politik, Hudori menekankan bahwa peraturan tidak memperbolehkan Kuwu terlibat dalam politik praktis.


"FKKC yang mewadahi 412 kepala desa di Kabupaten Cirebon, tetap konsisten mengikuti aturan perundang-undangan dan tidak terlibat dalam politik praktis," ujar Ahmad Hudori di Cibogo Waled Cirebon, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (24/6).

Ahmad Hudori juga menyambut positif pendaftaran Kuwu Kedondong Kidul Dukupuntang, Agus Kurniawan, sebagai calon bupati. Dia menganggap hal itu merupakan hak warga negara yang patut dihormati dalam semangat membangun daerah untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya