Berita

Buronan KPK, Harun Masiku/Net

Politik

Kasus Harun Masiku dan Dugaan KKN Anak Jokowi Preseden Buruk KPK

JUMAT, 21 JUNI 2024 | 07:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tak kunjung ditangkapnya buronan Harun Masiku (HM) hingga tidak diprosesnya dugaan KKN anak-anak Presiden Joko Widodo menjadi preseden buruk bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, bukan hanya soal Harun Masiku yang sampai 4 tahun lebih buron, kesan KPK tebang pilih sudah terjadi pada beberapa kasus.

"Banyak preseden buruk yang diciptakan KPK, tidak hanya soal Harun Masiku, salah satunya laporan korupsi Gibran dan Kaesang. Belum lagi kasus-kasus lain yang luput dari pantauan publik," tegas Hari kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Jumat (21/6).


Dia juga mengatakan, kasus Harun Masiku perlu ditelaah lebih jauh, apakah menimbulkan nilai politis atau ada kerugian keuangan negara.

"Kalau soal penangkapan Harun Masiku, KPK tentu tidak ada keraguan. Namun apakah dalam persoalan itu ada kerugian negara? Kasus itu muncul di saat UU KPK sedang terjadi perubahan, jadi perlu ditelaah lebih lanjut, apakah menimbulkan nilai politis atau ada kerugian negara," pungkas Hari.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya