Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Google Hadirkan Chatbot Gemini ke India

KAMIS, 20 JUNI 2024 | 11:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengguna ponsel pintar di India, Bangladesh, Pakistan, Sri Lanka, dan Turki, sudah  bisa menikmati layanan chatbot Gemini dari Google.

Google dalam pernyataannya mengatakan pihaknya sangat bersemangat untuk memperluas layanannya di India, mengingat kuatnya budaya mobile first di negara tersebut.  

Dikutip dari GSM Arena, Kamis (20/6), chatbot tersebut telah mendukung bahasa Inggris dan sembilan bahasa India: Hindi, Bengali, Gujarati, Kannada, Malayam, Marathi, Tamil, Telugu, dan Urdu.


Chatbot Gemini for Messages, yang umumnya digunakan untuk menyusun pesan atau bertukar pikiran, kini tersedia di lebih banyak perangkat, tidak hanya ponsel Pixel atau Samsung Galaxy tertentu.  

Menurut keterangan, ponsel apa pun dengan RAM 6 GB atau lebih tinggi dapat menggunakan aplikasi ini.

Gemini saat ini tersedia di lebih dari 165 wilayah, namun yang jelas, tidak ada negara Uni Eropa yang memilikinya. Google berjanji untuk merilis platform tersebut kepada pengguna dalam lebih banyak bahasa dan tempat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya