Berita

Kolase Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/RMOL

Politik

PDIP Harus Pastikan Akhir Pemerintahan Jokowi Tidak Berdampak terhadap Rakyat Kecil

SELASA, 18 JUNI 2024 | 18:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebagai partai politik (parpol) dengan kursi terbanyak di DPR RI, PDIP harus mengawasi secara ketat akhir pemerintahan Joko Widodo agar krisis yang muncul di pengujung kekuasaannya tidak berdampak buat rakyat kecil.

Menurut Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, Presiden Jokowi harus menanggung segala risiko apapun setelah meminta cerai dari PDIP. Untuk itu, PDIP juga memiliki tanggung jawab agar akhir pemerintahan Jokowi tidak membuat susah rakyat.

"PDIP sebagai partai pemenang di DPR harus mengawasi secara ketat akhir pemerintahan Jokowi, agar krisis di akhir kekuasaan tidak berdampak buat rakyat kecil. Ide bansos hanya meninabobokan yang tidak memberikan solusi konkret," kata Hari kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (18/6).


Hari pun menyoroti anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga mencapai 40 persen di bawah kepemimpinan Jokowi, yang berdampak pada utang Indonesia.

"Total utang dan kewajiban negara yang menjadi tanggung jawab Jokowi mencapai lebih dari Rp21 ribu triliun, hampir 10 kali utang era Presiden SBY yang hanya sebesar Rp2.500 triliun saja. Padahal separuh jalan pemerintahan Jokowi yang menjadi Menteri Keuangan adalah SMI (Sri Mulyani Indrawati)," pungkas Hari.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya