Berita

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dan Pemmy Majodina dari Kongres Nasional Afrika (ANC) menghadiri upacara pelantikan Majelis Nasional pada sidang pertama Majelis Nasional setelah pemilu, di Cape Town International Convention Center (CTICC) di Cape Town, Afrika Selatan pada Jumat 14 Juni 2024/Net

Dunia

Ramaphosa Kembali Terpilih Jadi Presiden Afrika Selatan

MINGGU, 16 JUNI 2024 | 09:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah membuat kesepakatan dengan oposisi, Cyril Ramaphosa akhirnya terpilih kembali sebagai presiden Afrika Selatan untuk periode kedua.

Mengutip AFP pada Minggu (16/6), pemimpin partai Kongres Nasional Afrika (ANC) itu memperoleh 283 suara, mengalahkan pesaingnya Julius Malema dari partai Pejuang Kebebasan Ekonomi (EFF) yang memperoleh 44 suara dalam sidang parlemen, Jumat malam (14/6).

Ramaphosa terpilih kembali setelah partainya mencapai kesepakatan koalisi dramatis dengan mantan musuh politiknya hanya beberapa jam sebelum pemungutan suara dari kubu Democratic Alliance.


Pria berusia 71 tahun itu kekuatan politiknya melemah setelah ANC kehilangan mayoritas kursi di parlemen setelah pemilu 29 Mei lalu.

ANC hanya memperoleh 40 persen, sehingga partai warisan Nelson Mandela itu harus merundingkan perjanjian pembagian kekuasaan dengan partai-partai saingannya untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.

Ramaphosa berterima kasih kepada anggota parlemen yang memilihnya dan berjanji untuk bekerja dan melayani seluruh warga Afrika Selatan.

Dia mengatakan dalam pidatonya bahwa ini adalah momen yang luar biasa untuk melihat partai-partai politik yang bersaing dalam pemilu yang sulit dan memecah-belah sepakat untuk bekerja sama dalam pemerintahan persatuan nasional.

"Saya ingin menyatakan dengan jelas, ini bukan koalisi besar yang terdiri dari dua atau tiga partai," kata Ramaphosa, sambil menambahkan bahwa lebih banyak partai dipersilakan untuk secara sukarela bergabung dengan pemerintahan persatuan nasional.

Pesaingnya, Malema mengucapkan selamat kepada Ramaphosa atas keberhasilannya terpilihnya kembali. Kendati demikian, dia mengaku tidak senang dengan beberapa partai di pemerintahan persatuan nasional, khususnya Aliansi Demokratik.

Namun Malema berjanji untuk memastikan parlemen berfungsi karena akan ada oposisi vokal yang akan mengawasi eksekutif.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya