Berita

PLN Icon Plus gelar aksi serentak bersama 2.250 peserta di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB)/Ist

Nusantara

PLN Icon Plus Kurangi Jejak Karbon untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

RABU, 12 JUNI 2024 | 12:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk “Green Employee Involvement” yang diikuti 2.250 peserta dan tersebar di 10 Strategic Business Unit (SBU) di seluruh Indonesia.

Kegiatan yang berpusat di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut dipimpin langsung Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi.

Ari mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata PLN Icon Plus dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pembangunan yang inklusif serta implementasi dari salah satu pilar Tanggung Jawab Sosial Lingkungan PLN Icon Plus, yaitu Iconnectivity for Green.


"Inisiatif hijau di NTB ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung visi NTB sebagai provinsi yang asri dan lestari, tetapi juga untuk memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi jejak karbon dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," kata Ari dalam keterangannya, Rabu (12/6).

Seluruh SBU dari seluruh Indonesia juga turut melakukan live report, di mana seluruh peserta dari berbagai daerah berkesempatan saling berbagi pengalaman dan semangat dalam menjaga lingkungan dalam aksi serentak ini.

Kegiatan tersebut meliputi pemberian 68 tong sampah, pelepasan 8.700 bibit ikan, penanaman 200 mangrove dan 282 bibit pohon, serta pembersihan sampah di 10 lokasi.

Selain itu, dilakukan penghijauan atau reboisasi di 3 area dan pemeliharaan terumbu karang di 1 lokasi. Program ini juga mendukung 17 UMKM binaan dan menyediakan akses internet gratis di 4 titik.

Total kontribusi dalam berbagai kegiatan tersebut mencapai 9.285 CSR.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya