Berita

Puluhan Kambing etawa yang ditemukan mati dan diduga sengaja dibuang di jurang dekat sungai Gumitir, Jember, Jawa Timur/Istimewa

Presisi

Puluhan Ekor Kambing Etawa di Jember Ditemukan Mati Misterius

SABTU, 08 JUNI 2024 | 04:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polsek Sempolan Kepolisian Resort Jember masih terus menyelidiki peristiwa puluhan ekor kambing etawa yang ditemukan mati secara misterius di kawasan hutan lindung. Lokasi ini tak jauh dari  jalan Raya Nasional Jember-Banyuwangi yang merupakan kawasan hutan lindung Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.  

Kambing tersebut diduga sengaja dibuang di jurang dekat sungai Gumitir, sebelah barat Cafe Gumitir Desa setempat, Kamis kemarin (6/6).

"Kambing tersebut pertama kali ditemukan relawan Gumitir, Supriadi Wijaya (50), warga Dusun Ranggi, Desa Garahan, Kecamatan Silo, saat melintas di sekitar lokasi tersebut," ucap Kapolsek Sempolan, AKP Muhammad Na'i, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (7/6).


Dijelaskan AKP Na'i, saksi tiba di pos Awe-awe, sekira pukul 10.00 WIB, langsung bekerja memandu arus lalulintas kawasan gunung Gumitir, yang dikenal dengan istilah Awe-awe.

Sekitar pukul 12.00 WIB saksi jalan ke arah utara sekitar pos Awe-awe dan melihat banyak bulu kambing ke arah sungai. Dia kemudian mengecek  ke jurang dekat sungai, di kedalaman 6 meter, terdapat puluhan kambing yang tergeletak.

"Setelah dicek kondisi kambing dan dihitung terdapat 20 ekor kambing yang mati," tuturnya.

Menurut AKP Na'i, saksi menjelaskan bahwa kambing tersebut diperkirakan sengaja dibuang oleh pemiliknya. Sebab, sekitar pukul 02.00 WIB, Kamis dinihari, ada kendaraan bak terbuka dari arah Banyuwangi berhenti sekitar TKP, kemudian ada beberapa orang turun dari mobil membuang kambing tersebut.

Dia menjelaskan kambing tersebut, bukan hasil dari tindak pidana. Sebab, hingga saat ini belum ada masyarakat yang melaporkan perihal kehilangan kambing. Selain itu, TKP merupakan tepi jalur jalan raya Nasional Jember-Banyuwangi yang merupakan perlintasan antarkabupaten.

Atas kejadian itu, AKP Na'i menduga bahwa saat ini sudah menjelang hari raya Iduladha 2024, sementara kebutuhan hewan kambing meningkat. Sehingga banyaknya pedagang kambing antarkabupaten yang menyediakan stok kambing persiapan hari raya kurban.

"Tidak menutup kemungkinan bahwa kambing tersebut dalam proses pengiriman melalui jalur Gumitir dan mati dalam perjalanan, sehingga dibuang begitu saja di sungai Gumitir," jelasnya.

"Semua kambing yang mati tersebut, akan kubur, Jum'at hari ini (7/6), karena tadi malam situasi TKP sudah gelap," sambung Na'i.

Sementara itu, Kepala Desa Sidomulyo, Kamiludin menjelaskan, hasil koordinasi dan penghitungan jumlah kambing etawa yang ditemukan mati bertambah.

Setelah mendapatkan informasi ada penemuan kambing mati, pihaknya segera melakukan penelusuran bersama perangkat desa dan menemukan 9 ekor bangkai  kambing.

"Jumlah total kambing etawa yang mati menjadi 29 ekor," jelas Kades muda ini.

Menurut Kamil, sambil mencari, pihaknya juga mengumumkan tentang penemuan kambing etawa ke seluruh penjuru desanya dan hasilnya nihil. Namun tidak ada satupun dari warganya,  yang merasa memiliki hewan ternak tersebut.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya