Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

BPS: Inflasi Tahunan RI Capai 2,84 Persen per Mei 2024

SENIN, 03 JUNI 2024 | 14:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Inflasi RI tercatat sebesar 2,84 persen secara tahunan (yoy) pada Mei 2024, dan deflasi sebesar 0,03 persen secara bulanan (mtm).

Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (3/6) mengungkapkan bahwa penyumbang utama inflasi berasal dari kelompok makanan, minuman dan tembakau.

"Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yaitu 6,18 persen dan memberikan andil 1,75 persen terhadap inflasi umum," kata Plt Kepala BPS, Amalia  Widyansanti, dalam konferensi pers.


Amalia merinci penyumbang inflasi terbesar pada bulan ini yaitu beras, cabai merah, bawang merah, sigaret kretek mesin (SKM), hingga daging ayam ras dalam kelompok makanan.

Sementara dalam kelompok lainnya yang memberikan andil besar dalam inflasi ini yaitu emas perhiasan, dan transportasi udara.

Lebih lanjut, plt kepala BPS itu mengatakan ada 24 provinsi dari 38 provinsi di Indonesia yang mengalami inflasi secara bulanan, sementara 14 provinsi lainnya mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi secara bulanan tercatat terjadi di Papua Selatan sebesar 2 persen, sementara deflasi terdalam terjadi di Banten sebesar 0,52 persen.

"Secara tahunan, seluruh provinsi (di Indonesia) mengalami inflasi. Inflasi tertinggi (secara yoy) terjadi di Papua Tengah sebesar 5,39 persen, sedangkan terendah terjadi di Bangka Belitung dengan inflasi 1,25 persen," tuturnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya