Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Rupiah Anjlok Lagi ke Rp16.235 per Dolar AS

KAMIS, 30 MEI 2024 | 15:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang Rupiah terpantau kembali melesu pada pembukaan perdagangan Rabu (30/5).

Mata uang Rupiah dibuka di level Rp16.235 per Dolar AS atau turun 0,47 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin.

Tidak hanya rupiah, mayoritas mata uang Asia lainnya juga terpantau anjlok pada perdagangan kali ini. Dolar Singapura tercatat turun 0,02 persen, Dolar Hong Kong minus 0,01 persen, Baht Thailand merosot 0,14 persen.


Selain itu, Peso Filipina juga ikut melemah 0,18 persen, dan Won Korea Selatan minus 0,71 persen.

Sementara itu Yen Jepang menguat 0,13 persen, dan Yuan China terpantau menguat 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Sedangkan, mata uang utama negara maju terpantau bervariasi. Euro Eropa tercatat menguat 0,01 persen, Poundsterling Inggris melemah 0,02 persen, dan Dolar Australia menguat 0,09 persen.

Sementara, Franc Swiss melemah 0,02 persen dan Dolar Kanada juga minus 0,01 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya